KULUK PENUTUP KEPALA WARISAN DARI JAMBI
KULUK PENUTUP KEPALA WARISAN LUHUR DARI JAMBI
Penutup kepala sebetulnya sudah sangat lama dikenali dan dimiliki oleh hampir semua suku bangsa indonesia. Dipakai sehari-hari maupun untuk berbagai acara adat. Bukan sekadar topi tapi setiap modelnya sarat dengan makna dan filosofi kehidupan.
Propinsi Jambi ternyata menyimpan warisan tradisi tentang penutup kepala ini yang luar biasa. Kuluk demikian orang Jambi menyebutnya, masih dikenakan oleh kebanyakkan kaum wanita dalam kesehariannya. Dekranasda Propinsi Jambi menggali kembali tradisi tersebut dan mempopulerkannya agar bisa dikenakan tidak hanya jambi saja.
Keunikan Kuluk Jambi ini adalah bisa dikenakan bersama berbagai model kebaya klasik dan modifikasi, aneka blus yang dipadankan dengan kain batik maupun songket. Kelebihan lainnya adalah, tidak perlu menggunakan jarum pentul atau peniti. Untuk para muslimah yang berkerudung, kuluk ini bisa menjadi alternatif gaya berkerudung. Setelah mengenakan bergo dasar, Anda tinggal memilih salah satu gaya berkuluk ini. Jadilah penampilan yang gaya plus melestarikan warisan luhur budaya bangsa sendiri, Indonesia.
